ROTARIX Vaksin Rotavirus Brosur/Leaflet Rotarix

ROTARIX
Vaksin Rotavirus
Brosur/Leaflet Rotarix

Manfaat, Kegunaan, Penggunaan, Fungsi, Kandungan, Indikasi, Dosis, Efek Samping

Baca informasi berikut ini sebelum bayi anda mendapatkan Rotarix atau sebelum bayi anda mendapatkan dosis Rotarix yang berikutnya. Informasi ini adalah rangkuman mengenai Rotarix dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.

Apa itu Rotarix?
Rotarix adalah vaksin yang melindungi bayi anda dari virus (rotavirus) yang dapat menyebabkan diare dan muntah berat. Rotavirus dapat menyebabkan diare dan muntah berat sehingga bayi anda dapat kehilangan banyak cairan sehingga anak harus segera dibawa ke rumah sakit.

Vaksin Rotarix berupa cairan yang diberikan melalui mulut (vaksin oral), bukan suntikan.

Baca Juga Dosis Obat Lainnya :
  1. ROTATEQ Vaksin Rotavirus, Cara Pakai & Efek
  2. RYVEL Tablet Salut Selaput, Sirup, Tetes/Drops (Cetirizine)
  3. SAGESTAM Krim / Salep Kulit (Gentamicin / Gentamisin)
  4. KONTRAINDIKASI & DOSIS SANADRYL Sirup
  5. DOSIS & ATURAN PAKAI SANADRYL DMP Sirup
  6. SANGOBION KIDS Sirup, Suplemen (Vitamin dan Zat Besi)
Kontraindikasi Rotarix Bayi anda sebaiknya tidak diberikan imunisasi Rotarix apabila :
  • Bayi anda mengalami reaksi alergi setelah mendapatkan Rotarix sebelumnya.
  • Bayi anda alergi terhadap komponen vaksin Rotarix. Komponen/komposisi vaksin dapat dilihat di bawah.
  • Bayi anda mempunyai kelaian pada saluran pencernaan.
  • Bayi anda mempunyai riwayat intususepsi.
  • Bayi anda menderita Severe Combined Immunodeficiency Disease (SCID), yaitu gangguan sistem imun berat.
Beritahukan dokter anda apabila bayi anda :
  • Alergi lateks
  • Mempunyai masalah dengan sistem imun
  • Menderita kanker
  • Akan berhubungan dekat dengan seseorang yang mempunyai gangguan sistem imun atau akan mendapatkan pengobatan kanker.
Efek Samping
Efek samping Rotaring yang paling sering adalah :
  • Menangis
  • Batuk
  • Pilek
  • Demam
  • Kehilangan nafsu makan
  • Muntah
Segera hubungi dokter anda atau segera bawa anak anda ke Unit Gawat Darurat (UGD) apabila bayi anda menunjukkan gejala berikut ini setelah mendapatkan vaksin Rotarix :
  • Muntah-muntah berat
  • Diare berat
  • Buang air besar bercampur darah
  • Demam tinggi
  • Nyeri perut hebat
Hubungi dokter anda apabila bayi anda menunjukkan gejala yang mengkawatirkan.

Bagaimana Rotarix diberikan?
Rotarix berupa cairan yang diberikan melalui tetesan pada mulut bayi dan ditelan oleh bayi.
ROTARIX  Vaksin Rotavirus  Brosur/Leaflet Rotarix
ROTARIX  Vaksin Rotavirus  Brosur/Leaflet Rotarix

Bayi anda akan mendapatkan dosis pertama pada usia 6 minggu. Dosis kedua diberikan setidaknya 4 minggu setelah dosis pertama, sebelum usianya 6 bulan. Rotarix dapat diberikan bersama dengan imunisasi suntik lainnya. Bayi anda dapat langsung menyusui setelah mendapatkan Rotarix.

Komposisi Rotarix
Rotarix mengandung virus rotavirus hidup yang dilemahkan. Rotarix juga mengandung dextran, sorbitol, xanthan, dan Dulbecco’s Modified Eagle Medium (DMEM). Kandungan DMEM adalah natrium klorida, kalium klorida, magnesium sulfat, ferric nitrate, natrium fosfat, natrium pirufat, glukosa, hydrogenocarbonate dan phenol red.

Porcine circovirus type 1 (PCV-1), adalah virus yang ditemukan pada bayi, terkandung dalam Rotarix. PCV-1 tidak dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Rotarix tidak mengandung bahan pengawet.
Alat yang digunakan untuk meneteskan Rotarix mungkin mengandung lateks.

Diproduksi Oleh : GlaxoSmithKline Biologicals.
Vaksin Rotavirus ini sudah tersedia di Indonesia.

Harga Vaksin Rotarix : -
Sumber : Patient Information (leaflet/brosur), http://www.gsksource.com/

Subscribe to receive free email updates: